Rabu, 09 November 2011

KEBUDAYAAN JAKARTA

NAMA : MUHAMMAD HAMDAN
KELAS : 1EA02 (MANAJEMEN)             
NPM : 14211851
PELAJARAN : ILMU BUDAYA DASAR


            Di Indonesia banyak sekali memiliki keragaman budaya,keragaman budaya tersebut meliputi banyaknya ragam makanan dari setiap daerah di Indonesia, banyaknya keragaman pakaian, dan keragaman tradisi  yang ada di Indonesia.  Dan oleh sebab itu sudah seharusnya kita bangga akan kebudayaan tersebut ada pun contoh kebudayaan yang ditunjukan oleh daerah Jakarta. Jakarta banyak memiliki kebudayaan yang sangat beragam dan di jakarta itu sendiri memiliki monumen penting yang sangat terkenal hingga manca negara salah satu contohnya yaitu: Monumen Nasional dan Museum Lubang Buaya,   






adapun keragaman yang dimiliki oleh Jakarta seperti makanan khas Jakarta, atau pakaian dari Jakarta yang sangat banyak diminati oleh orang dalam maupun luar negeri. Dan pengertian Jakarta sebagai kota budaya tidak boleh dipersempit artinya sebagai kota dengan fasilitas kebudyaan dan kesenian. Kita berpengharapan Jakarta sebagai sebuah kota budaya dimana penduduknya menjunjung nilai-nilai agama, moral, dan etika. Angka-angka kriminalitas yang kian meningkat menjadi indikasi lemahnya komitmen terhadap nilai-nilai agama, moral, dan etika. Kejahatan dengan kekerasan masih terjadi setiap hari yang mengambil korban jiwa. Penyalahgunaan obat-obat terlarang masih berlangsung. Perjudian gelap terjadi di sejumlah tempat. Praktek-praktek prostitusi, pelecehan sex terhadap anak-anak di bawah umur, perilaku sex menyimpang menjadi berita yang dihidangkan setiap jam oleh pemancar televisi.
Membangun Jakarta sebagai kota budaya berarti menegakkan hukum secara tegas dan konsekuen. Jakarta bagian yang tak terpisahkan dari nation state Indonesia. Jakarta harus menjadi contoh penegakkan hukum. Karena itu harus ditumbuhkan kesadaran bahwa Indonesia sebagai nation state itu berarti bahwa kita semua hidup dalam aturan. Aturan harus ditaati oleh seluruh warga tanpa kecuali. Tidak boleh ada sekelompok warga, atas nama apa pun, yang hidup di luar aturan yang telah ditetapkan dan diberlakukan di persada Indonesia. Dalam konteks ini Jakarta juga harus menjadi contoh sebagai kota yang bersih dalam arti tidak terjadi praktek korupsi yang merugikan Negara dan rakyat. Jakarta adalah kota yang dihuni oleh penduduk dari pelbagai latar belakang etnis dan agama. Jakarta sejatinya sebuah kota majemuk sejak zaman dahulu kala.
Hendaknya dapat dikembangkan kerukunan hidup antar warga dengan saling menghormati kepercayaan dan keyakinan masing-masing. Dan menghormatikeberadaan rumah-rumah peribadatan.

                                            
Itulah dalam garis besarnya pengertian kota budaya dalam arti yang nyata. Dalam pengertian phisikal Jakarta sebagai kota budaya adalah Jakarta yang tertata indah dan dapat mengemban multi fungsi sebagai Jakarta Megapolitan. Pembangunan daerah pesisir harus lebih banyak mendapat perhatian. Karena pesisir secara tradisional adalah landmark. Para pelayar mengidentifikasi kota yang didekatinya dari arah laut adalah dengan mengenali pesisirnya.
Seperti kata kolumnis Mahbub Djunaidi, orang Betawi adalah orang Melayu. Tentu saja sebagai orang Melayu pertama kali mereka mendiami daerah pesisir Jakarta. Keadaan phisik hunian di daerah pesisir memang memerlukan perhatian yang sungguh-sungguh seperti daerah Kamal Muara dan Marunda.
Realisasi Jakarta Megapolitan tentu belum berwujud dalam waktu dekat, tapi dapat diperkirakan konsep ini akan terwujud pada suatu saat kelak ketika proses perubahan nilai-nilai kota Jakarta semakin pluralistic, masyarakat semakin terbuka, dan ini membawa konsekuensi-konsekuensi tertentu.

Dalam konteks inilah dirasa penting untuk merevitalisasi nilai-nilai budaya Betawi agar pertumbuhan Jakarta Megapolitan tidak menjadi ancaman bagi moral masyarakat.
Kita perlu Jakatrta yang secara phisik makin moderen dan berkembang luas, tetapi kita juga harus perduli dengan moralitas dan kehidupan agama masyarakat agar kemajuan material dapat berjalan serasi dengan kehidupan spiritual dan keagamaan masyarakat
.
            Itu lah sebagian dikit ringkasan tentang kebudayaan Jakarta,  dan masih banyak lagi keragaman yang terdapat di kota besar Jakarta yang belum saya bahas pada ringkasan ini. Sekian ringakasan yang bisa saya sampaikan kurang lebihnya saya mohon maaf

           

0 komentar:

Posting Komentar